Rumah Therapy's posts with tag: madu
Pada beberapa tahun kebelakangan ini banyak bermunculan hasil penelitian dan uji coba sehubungan dengan madu, yang kemudian dimuat di berbagai majalah, di antaranya;
Kuman Tidak Mampu Melawan Madu
Ini merupakan judul sebuah artikel di Majalah Dis Lancet Infect edisi Febuari 2003, yang ditegaskan oleh Dr. Dixon tentang efektivitas madu yang sangat kuat dalam menguasai berbagai macam kuman, sehingga kuman-kuman itu tidak mampu berhadapan dengan madu. Lalu peneliti ini mengajak untuk menggunakan madu sebagai penyembuh infeksi dan luka bakar.
Berbagai penelitian ilmiah juga mengisyaratkan bahwa kandungan fisikal dan kimiawi dalam madu, seperti kadar keasaman dan pengaruh osmotic, memainkan peranan yang sangat urgen untuk membunuh kuman-kuman. Di samping itu, madu memiliki inflammatory activity anti, kandungan khusus yang untuk melawan peradangan dan infeksi, serta membangkitkan reaksi pencegahan di dalam luka bakar.
Penggunaan Madu Untuk Antiinfeksi
Dalam Majalah Ann Plast. Surg., edisi bulan Febuari 2003, dimuat sebuah kajian dan uji coba terhadap 60 orang Belanda yang terkena luka dalam dengan beberapa jenisnya, meliputi 21 orang dengan luka lama, 23 orang dengan luka sedang dan 16 orang dengan luka baru karena terkena benda tajam. Para peneliti menegaskan bahawa penggunaan madu sangat mudah bagi setiap orang yang sakit atau terluka kecuali satu orang saja. Yang pasti, madu cepat membersihkan luka dan tidak menimbulkan efek samping ketika ia digunakan untuk menyembuhkan luka. Para peneliti di majalah Arch Surgery menganjurkan penggunaan madu sebagai pencegah pembekakan luka ketika ada tumor yang menyerang.
Madu Dan Diabetes
Madu justru mampu menurunkan kadar gula dalam darah orang yang terkena sakit gula darah atau kencing manis atau diabetes. Beberapa bukti menguatkan bahwa di dalam madu terdapat unsur oksidasi yang menjadikan penguraian gula di dalam darah lebih mudah, yang tidak membuat kadar gula semakin bertambah tinggi.
Bahan Kandungan Madu Air (17.2%) Levulosa (38,2%) Dekstrosa (31,3%) Sukrosa (1,3%) Dekstrin dan Gum (1,5%) Vitamin dan Mineral (0,2%) Bahan-bahan lain: lakton (7,1%), abu (0,2%), nitrogen (0,04%), enzim diastase dan enzim-enzim lainnya (20,8%). Madu juga mengandung asam-asam amino, dan inhibin (antibiotik).
Mineral Dalam Madu
Kandungan mineral yang terdapat dalam madu alam, tergantung dari mana sari buah yang dihisap oleh lebah penghasil madu tersebut ditanam pada tanah yang banyak kandungan mineral apa. Sehingga banyaknya kandungan zat besi, tembaga dan mangan akan menjadikan madu berwarna gelap, sementara zat besi erat hubungannya dengan pewarnaan darah (haemoglobin).
MADU:KHASIAT dan MANFAAT
KHASIAT: antibakterial, antiviral, antiradang, ekspektoran, antikarsinogenik, laksatif ringan, antianemia, dan tonikum MANFAAT: Umum: meningkatkan daya tahan tubuh terhadap gejala flu, mengatasi berbagai infeksi, memulihkan energi
Khusus: mengatasi gangguan fungsi dan radang pada sistem pencernaan, pernafasan, jantung dan sirkuasi darah, sistem saraf, sistem urinari; mengatasi gangguan jiwa (stress), radang kulit, dll.
“Kesembuhan ada pada tiga macam: Minum madu, sayatan alat hijamah dan sundutan api, namun aku melarang umatku melakukan sundutan api.” Shahih Al Bukhary.5680
“Kalaulah dalam sesuatu di antara obat-obat kalian ada kesembuhan, maka hal itu ada pada minum madu atau sayatan alat hijamah atau sundutan dengan api, tapi aku tidak suka sundutan.” Shahih Al Bukhary, 5702
Dari Abu Sa’id, bahwa ada seorang lelaki menemui Nabi SAW, seraya berkata, “Saudaraku sakit dibagian perutnya.” Maka Beliau bersabda, “Beri dia madu!” Orang itu datang untuk kedua kalinya. Maka beliau bersabda, “Beri dia madu!” Orang itu datang untuk ketiga kalinya. Maka beliau bersabda, “Beri dia madu!” Kemudian orang itu datang lagi seraya berkata, “Aku sudah melakukannya.” Beliau bersabda, “Allah benar dan perut saudaramu yang tidak beres. Beri dia madu!” Setelah diberi madu untuk keempat kalinya, maka dia pun sembuh. Muttafaq Alaihi; Al-Bukhary,5684; Muslim, 2217
“Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Rabb) bagi orang-orang yang memikirkan.” (An-Nahl: 69).
Rahasia dan Kehebatan Minyak Zaitun
Nabi SAW menyampaikan nasihat agar mengkonsumsi minyak zaitun dan menjadikannya sebagai minyak oles. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, pada tanggal 21 April 1997 diselenggarakan pertemuan di Roma, yang dihadiri 16 pakar medis paling terkenal di dunia.
Mereka mengupas, mengkaji dan mengeluarkan satu keputusan penting tentang minyak zaitun.
Dalam siaran persnya, mereka menegaskan bahwa minyak zaitun dapat melindungi serangan penyakit arteriole (saluran darah kecil di hepar/liver) dan menghambat naiknya kolesterol darah, tekanan darah dan diabetes, sebagaimana ia melindungi serangan sebagian penyakit kanker.
Minyak zaitun dan kolesterol
Berbagai penelitian sudah menegaskan , sehinga tidak ada peluang untuk meragukannya, bahwa minyak zaitun dapat menurunkan tingkat kolesterol LDL dan meningkatkan kolesterol HDL, tanpa menimbulkan dampak negatif terhadap kolesterol yang bermanfaat
Al-Kam’ah dan Itsmid Sebagai celak untuk Melindungi Mata
““Al-Kam’ah termasuk jenis manna, yang airnya dapat menyembuhkan sakit mata." Muttafaq Alaihi;Al Bukhary,5708; Muslim,2049 Al Kam’ah- nama latinnya adalah truffle, dari jenis cendawan atau jamur Itsmid- nama latinnya adalah antimony(jenis batu hitam atau kebiru-biruan)Talbinah (air rebusan biji gandum)
“Talbinah melegakan sanubari orang yang sakit dan menghilangkan sebagian kesedihan.” Muttafaq Alaihi; Al Bukhary,5417 : Muslim, 216.
Al-‘Ud Al-Hindy atau Al-Qusthul- Bahry
“Hendaklah kalian menggunakan al-‘udul-hindy ini, kerana di dalmnya terdapat tujuh macam penyembuhan, di antaranya untuk menyembuhkan radang selaput dada, digunakan sebagai gurah (dimasukkan ke hidung) untuk mengobati sakit tenggorokan dan ia diteteskan di pinggir mulut untuk mengobati radang selaput dada.” Shahih Al Bukhary. 5692
Petunjuk Nabi SAW Melakukan Terapi Demam
Diriwayatkan dengan Shahih Al-Bukhari dan Muslim, dari Nafi, dari Ibnu Umar bahwa Nabi SAW pernah bersabda:
“Sesungguhnya demam itu atau demam yang berat itu berasal dari uap api Jahannam. Maka dinginkanlah dengan air.”
“Jangan mencela demam. Kerana demam dapat menghapuskan dosa sebagaimana api melenyapkan karat pada besi.” Hadis senada juga dikeluarkan oleh Muslim dari Jabir ra.
Petunjuk Nabi SAW Dalam Terapi Penyakit Perut Melilit
Minum madu, “Hendaknya kalian menggunakan dua macam obat: madu dan Al-Quran.” Dikeluarkan oleh Ibnu Majah dan Al-Hakim dalam Shahih-nya.
Petunjuk Nabi SAW Dalam Pengobatan Kolera Dan Cara Pencegahannya.
Dalam Shahih Al-Bukhari dan Muslim diriwayatkan dari Amir bin Saad bin Abi Waqqash, dari ayahnya bahwa ia pernah mendengar sang ayah bertanya kepada Usamah bin Zaid: “ Apa hadits yang pernah engkau dengar dari Rasulullah SAW berkaitan dengan penyakit kolera?” Usamah menjawab: Rasulullah SAW pernah bersabda: “Kolera adalah hukuman yang dikirimkan oleh Allah terhadap sebagian kalangan Bani Israil dan orang-orang sebelum kalian. Kalau kalian mendengar ada wabah kolera di suatu negeri, janganlah kalian memasuki negeri tersebut. Namun bila kolera itu mewabah di negeri kalian, janganlah kalian keluar dari negeri kalian demi menghindari penyakit itu.”
Dalam Shahih Al-Bukhari dan Muslim diriwayatkan dari Hafshah binti Sirin bahwa ia menceritakan: Anas bin Malik berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Kolera adalah mati syahid bagi setiap muslim.” Dikeluarkan oleh Ahmad dalam Musnad-nya.
Petunjuk Nabi SAW Dalam Mengobati Epilepsi
Penyakit Epilepsi ada dua macam:
1.Epilepsi kerana pengaruh ghaib yang merusak dalam tubuh. 2.Epilepsi kerana unsur merusak dalam tubuh.
~Lalu muncullah kalangan pakar medis yang akhirnya hanya mengakui keberadaan epilepsi jenis kedua sahaja.
Setiap orang yang mengenal ruh dan pengaruhnya, pasti akan mentertawakan kebodohan mereka, kerana betapa lemahnya akal mereka. Teori terapi untuk jenis pertama ini ada dua sisi: satu sisi
dari pihak si sakit, dan sisi yang lain dari pihak tenaga medis. Sisi yang berasal dari si sakit adalah sugesti dan kekuatan bermunajat hanya kepada Sang Pencipta dari seluruh ruh dan keghaiban. Lalu memohon perlindungan secara benar kepada sandaran hati dan lisan. Itu sama halnya dengan pemberantasan.
Pemberantasan harus menggunakan senjata, dan itu hanya sempurna dengan dua hal: Pertama, senjatanya harus tepat dan bermutu baik. Kedua, lengan yang memegang senjata itu harus kuat.
Bila salah satu dari dua hal itu tidak terpenuhi, senjata itu tidak akan banyak berfungsi. Apalagi bila kedua-duanya tidak terpenuhi. Yakni kondisi hati yang rusak tauhidnya, rusak rasa tawakal dan ketakwaannya serta ketaatannya, dan ia tidak memiliki senjata!!
Sisi kedua, Dari pihak tenaga medis. Pihak tenaga medis juga harus memiliki kedua syarat tersebut. Sampai-sampai sebagian thabib hanya perlu mengucapkan: “Keluar!” atau menyebut nama Allah, atau mengucapkan: “Laa haula wa laa quwwata illa billah.” Nabi SAW sendiri pernah (saat mengobati penyakit ini) hanya mengucapkan: “Keluarlah, wahai musuh Allah!! Aku ini Rasulullah.” Diriwayatkan oleh Abu Daud, dari Ummu Abban.
~ Beliau juga biasa mengobati dengan ayat Al-Kursi. Beliau juga menyuruh si sakit untuk membacanya, demikian juga orang yang mengobatinya, di samping juga membaca Al-Muawwidzatain.
Petunjuk Nabi SAW Dalam Mengobati Pusing Dan Migrain.
Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dalam Tarikh-nya dan oleh Abu Daud dalam As-Sunan bahwa Rasulullah SAW setiap kali ada orang yang datang menemui beliau menceritakan sakit kepalanya, pasti beliau bersabda: “Bekamlah.” Dan setiap kali orang menceritakan sakit di kakinya kepada beliau, beliau berkata: “Gunakan inai untuk membalutnya.”
Petunjuk Nabi SAW Dalam Terapi Dengan Tidak Memberikan Makanan Dan Minuman Yang Tidak Disukai Pasien, Meski Tidak Menolaknya.
Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dalam Jami’-nya, juga oleh Ibnu Majah dari Uqbah bin Amir Al-Juhani bahwa ia menceritakan:
Rasulullah SAW bersabda: “Jangan paksa orang-orang sakit untuk menyantap makanan atau minuman tertentu. Allah yang akan memberi makan dan minum.”
Petunjuk Nabi SAW Dalam Terapi Hepatitis
Diriwayatkan oleh Abu Daud dalam Sunan-nya dari hadits Mujahid, dari Saad bahwa ia menceritakan: “Aku pernah sakit. Rasulullah SAW datang menjengukku. Beliau meletakkan tangannya di atas dadaku sehingga aku merasakan dingin tangan beliau di dadaku. Beliau berkata: “Engkau terserang hepatitis. Temuilah Al- Harts bin Kaldah dari Tsaqif. Ia seorang Ahli Pengobatan. Suruh dia mengambil tujuh buah kurma Ajwah dari Al-Madinah, tumbuk dengan biji-bijinya, kemudian suruh dia mencekokkannya ke dalam mulutmu.”
Dalam Shahih Al-Bukhari dan Muslim disebutkan hadits Amir bin Saad bin Abi Waqqash, dari ayahnya (Saad bin Abi Waqqash) bahwa ia menceritakan: “Rasulullah SAW pernah bersabda: “Barangsiapa yang di pagi hari menyantap tujuh buah kurma Aliyyah, tidak akan terkena bahaya racun maupun sihir pada hari tersebut.” Dalam lafal lain disebutkan: “Barangsiapa yang menyantap tujuh buah kurma antara bagian pinggir yang sudah menghitam (yang dimaksudkan di sini adalah dua sisi kurma yang sudah menghitam dan mengeras kerana saking tuanya) kerana tuanya, maka ia tidak akan terkena racun hingga sore harinya.” Dikeluarkan oleh Abu Daud dan Ahmad
Penemuan tentang khasiat bee pollen dan madu ternyata sudah setua umur manusia, boleh dibilang sejak manusia mengenal tanaman dan bunga. Tak terhitung peninggalan sejarah di seluruh dunia, seperti di Amerika, Spanyol, Perancis, Inggris, Yunani, Italia, Mesir, Timur Tengah hingga Cina membuktikan betapa besarnya peran lebah yang menghasilkan bee pollen, madu, dan royal jelly pada kehidupan manusia. Para filsuf ahli kesehatan dan para tokoh masyarakat masa lampau telah mengkonsumsi bee pollen untuk menyempurnakan kebutuhan makan mereka guna memelihara kesehatan. Mereka juga menggunakannya untuk penyembuhan berbagai penyakit dan pencapaian umur yang panjang,
Pollen adalah serbuk sari bunga-bungaan yang diperlukan untuk membuahi tanaman. Bentuknya berupa debu keemasan dan dikumpulkan oleh lebah-lebah madu. Bee pollen mengandung vitamin, asam amino termasuk seluruh asam amino essensial, mineral, enzim, ko-enzim, karbohidrat, asam lemak essensial dll.
Bee pollen yang masuk ke dalam tubuh manusia akan mengatur dan merangsang metabolisme dengan menyediakan secara lengkap unsur gizi yang dibutuhkan tubuh yang tidak bisa didapat dari makanan sehari-hari sehingga proses metabolisme berjalan baik.
Bee pollen juga mempunyai efek katabolis (penetral) terhadap racun, zat-zat pencemar, atau sisa obat-obatan serta dapat memproduksi sel-sel yang lebih sehat sehingga mampu mempertahankan dan memperpanjang hidup. Pada anak-anak, bee pollen dapat memperbaiki nafsu makan dan memulihkan anemia. Selain itu bee pollen mampu mengatasi krisis biologis di setiap tahap perkembangan serta menjaga agar stamina selalu prima. Penelitian menunjukkan bahwa bee pollen berperan sebagai antibiotic alami melawan bakteri E. Coli dan Proteus. Kandungan asam aminonya lebih lengkap dari sumber protein lain seperti daging, telur dan susu.
Sumber makanan yang paling diistimewakan oleh lebah adalah royal jelly, yang dikenal sebagai susu lebah. Merupakan konsumsi lebah ratu seumur hidupnya. Lebah ratu tidak terlahir demikian tapi dibuat. Saat induk ratu meletakkan telurnya, telah dipersiapkan sel persalinan berukuran super. Namun telur yang diletakkan di sel itu sebenarnya identik dengan telur lain yang dipersiapkan untuk lebah pekerja biosa. Secara genetic tidak ada perbedaan.
Ratu lebah sebagai kepala tertinggi koloni lebah memiliki sedemikian banyak keisimewaan dibandingkan dengan seluruh anggota koloni. Ia memiliki ukuran yang jauh lebih besar, hingga 1,5 kali daripada lebah pekerja, dengan kemampuan reproduksi yang tak terbayangkan, sekitar 2000 butir telur per hari ! Sementara lebah pekerja yang juga betina, sama sekali mandul ! Usianya lebih lama 40 kali dari usia lebah pekerja ! Woow..sungguh fantastis J
Selama 3 hari pertama perkembangan larva lebah pekerja, mereka diberi makan royal jelly dalam madu. Setelah habis dilanjutkan dengan makanan yang lain. Akibat perlakuan ini, terbentuk lebah pekerja dengan kelenjar kelamin yang tidak berkembang, namun berkembang kelenjar hypopharingeal dan kelenjar lilinnya.
Sedangkan untuk membentuk ratu lebah, lebah pekerja telah memasok royal jelly sejak telur calon ratu lebah dalam pengasuhan. Tanpa royal jelly yang kaya gizi ini, ia tak mungkin akan berkembang sebagai ratu, dan dilanjutkan sampai sepanjang hidupnya. Hanya makan royal jelly saja yang membuatnya menjadi ratu.
Sebagai lebah dewasa, ia tidak memiliki kelenjar lilin, dan keranjang pollen di kakinya. Pekerjaan mengumpulkan pollen dan propolis serta membangun sarang dilakukan oleh lebah pekerja. Ia juga tidak memiliki kelenjar hypopharingeal. Namun organ kelaminnya berkembang penuh. Saat ia menetas sebagai ratu lebah, panjangnya 17 mm dengan berat 200 mg, sementara itu lebah pekerja 12 mm dengan berat 125 mg. (Jadi 42% lebih besar dan 60% lebih berat).
Fakta menakjubkan : Ratu lebah mencapai kedewasaan dalam waktu 16 hari, sementara lebah pekerja 21 hari. Rentang usianya sangat hebat, ratu dapat hidup 40 kali lebih lama daripada lebah pekerja,di alam bebas antara 5-7 tahun, sementara lebah pekerja umumnya antara 7-8 minggu saja ! Ratu juga bisa bertelur sekitar 2000 butir per hari, jumlah itu setara 1,5-2 kali berat badannya. Ini semua karena lebah ratu hanya makan royal jelly sepanjang hidupnya ;))
Royal jelly ini berbentuk cairan kental berwarna putih susu, berbau agak tajam dan rasanya sangat pahit. Namun susunan kimianya sangat kompleks, berbagai kandungan gizi yang tinggi terdapat di dalamnya. Ia mengandung unsure DNA dan RNA serta Collagen yang berfungsi sebagai elemen anti penuaan (anti oksidan). Ia juga mengandung Gamma Globulin sebagai anti infeksi dan stimulator daya tahan tubuh, serta Asam Decanoic sebagai anti biotic kuat terhadap banyak macam bakteri dan jamur. Selain itu terkandung pula A, B kompleks, C, D, E, thiamin (vit B1), riboflavin (vit B2), niacin, biotin (vit H), inositol (bagian dari vit B),asam nukleat, gelatin, gamma globulin, asam dekanoat, dan 18 asam amino lainnya.
Manfaat Royal Jelly bagi manusia: Meremajakan jaringan-jaringan sel kulit yang telah berkeriput, sehingga terlihat berseri dan awet muda. Membantu menghilangkan gejala stress seperti migraine, sulit tidur, dan sering gugup. Memperbaiki system metabolisme tubuh yang tidak berfungsi normal seperti kurang nafsu makan, wajah pucat dan kepala sering pusing. Meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan bakteri dan virus. Meningkatkan kerja system reproduksi pada pria dan wanita. Membantu meningkatkan proses pengolahan energi dalam tubuh sehingga tubuh lebih energik dan bergairah. Membantu memperlambat masa menopause dan mengatasi gejala-gejala yang menyertainya.
Propolis adalah substansi bergetah yang melindungi tunas-tunas daun dan mencegahnya agar tidak kering. Warnanya berbeda-beda sesuai dengan sumber tumbuhannya (bisa coklat tua atau warna yang lebih muda dan bahkan bisa kemerah-merahan atau ungu).
Selama berabad-abad lebah membawa propolis ini ke dalam sarangnya, menambahkan sekresi mereka sendiri pada substansi tersebut, dan menyebarkan “antibiotika” yang telah diolah tersebut ke setiap sudut lekuk sarangnya untuk membasmi kuman dan bakteri pada sarang.
Para ilmuwan telah menemukan bahwa makanan pelengkap alamiah ini memiliki sifat-sifat antibiotic yang mengagumkan. Bee propolis ini mengandung zat besi, vitamin B-kompleks yang aktif secara biologis, provitamin A, vitamin C, vitamin E, asam-asam amino dan mineral-mineral serta kaya akan bioflavonoids alami. Bioflavonoids adalah senyawa-senyawa alamiah yang ditemukan pada tanaman yang dapat mengalami fotosintesa.
Propolis mengandung bermacam-macam bioflavonoids yang sangat pekat. Kepekatan bioflavonoids dalam propolis adalah 500 kali kepekatan jeruk, yang diketahui mengandung bioflavonoids. Kepekatan bioflavonoids ini dipercaya sebagai pembentuk sifat-sifat antibiotic pada propolis.
Manfaat Bee Propolis bagi manusia : * Meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit * Membantu menyembuhkan dan menjaga kulit dari masalah-masalah seperti jerawat, gatal-gatal, eksim dll * Menjaga mulut tetap segar dan nyaman * Menyejukkan radang tenggorokan dan membantu sinusitis * Membantu penyembuhan sakit maag, infeksi saluran pencernaan dan saluran kemih
 | MADU | Mar 14, '08 6:42 PM for everyone |
Produk lebah yang paling popular penggunaannya sejak peradaban dimulai adalah madu. Manusia telah memanfaatkannya sebagai makanan, bumbu perasa, obat hingga produk kecantikan. Karena khasiatnya yang hebat inilah bangsa Mesir kuno menggunakannya sebagai bekal kubur yang disertakan bagi rajanya di dalam pyramid, dan digunakan pula sebagai ramuan pengawet mumi itu.
Madu mengandung bermacam-macam logam (seperti Ca, Na, K, Fe, Cl, P, S, J, Mn, Si, Cr, Ni, Za, dsb), vitamin (A, B kompleks, C, D, E, K, H, dsb) dan asam-asam organic (seperti asam laktat, oksalat, sitrat, tartrat, malat, dsb. Termasuk di dalamnya suatu zat yang disebut biogenetic stimulans yang dapat merangsang keaktifan pertumbuhan tubuh manusia. Juga terdapat asam-asam amino esensial, karbohidrat, gula dsb. Secara umum 1 kg madu mengandung kalori sebanyak 3150 Kkal.
Untuk dapat memanfaatkan khasiatnya sebanyak mungkin, kita bisa menggunakannnya dengan cara bermacam-macam, seperti dicampur dalam makanan (kue, roti dsb). Langsung dimakan sebagai tonikum atau digunakan sebagai obat. Madu dapat digunakan untuk beberapa penyakit seperti penyakit luka menahun, luka-luka di mulut, infeksi di kulit, serta luka bakar. Selain kemampuannya mengobati luka, ia memiliki daya antibiotic dan di dalamnya terdapat zat stimulator agar sel-sel jaringan tubuh manusia lebih cepat atau aktif tumbuh dan memperbanyak diri.
Sebagai obat kuat, madu dicampur kuning telur ayam mentah dan merica halus. Dapat pula madu diencerkan dengan air untuk kumur, bila mulut kita sedang meradang atau sariawan. Selain madu memiliki kemampuan disinfektan (pelawan infeksi), ia tidak menyebabkan kerusakan gigi, berkat kemampuannya melawan bakteri penghasil asam laktat. Madu juga bisa melindungi lambung dan usus dari penumpukan asam, berkat kemampuannya sebagai basa. Luka-luka yang terdapat di dalam usus akan lebih cepat sembuh kalau penderita itu selalu makan makanan yang dicampur madu.
Madu juga bisa melawan reaksi panas dari buah durian, seperti gusi bengkak, sariawan atau pening, dengan minum dahulu 1-2 sendok makan madu murni. Madu bila digunakan sebagai bahan kosmetik terbukti sangat baik. Masker dari madu selain bersifat antibiotic, juga bersifat higroskopis tinggi, hingga kotoran yang terdapat di kulit dapat terlarutkan dengan lebih lancar. Sehingga dapat membersihkan pori-pori kulit dengan jauh lebih baik. Maka semua kandungan gizi yang berada di dalamnya bisa menyerap ke dalam kulit dengan lebih baik. Untuk mendapatkan madu murni dengan mempertahankan seluruh kandungan gizinya maka digunakan alat yang disebut Honey Extractor yang menggunakan prinsip sentrifugal. Pertama kedua sisi sel sarang dibuka tutupnya dengan pisau khusus yang telah disterilisasi dengan pemanasan listrik, uap atau air panas. Lalu sarang tsb diletakkan dalam keranjang extractor dan diputar perlahan hingga madu terkumpul di sisi luar. Madu dikeluarkan dan disaring lalu langsung ke tempat penyimpanan. Seluruh pemrosesan dalam suhu dingin. Pemrosesan tanpa pemasakan seperti ini akan menjamin seluruh gizi tetap terjaga utuh.
Madu atau mel merupakan larutan karbohidrat yang dihasilkan oleh lebah madu Apis mellifera atau jenis Apis lainnya (suku Apiidae) dari nektar bunga, yang memiliki aroma sedap maupun rasa manis yang spesifik. Nektar merupakan cairan kental seperti sirup, berwarna kuning atau coklat kekuningan.
Nektar ini diisap ke dalam lidah atau labium lebah pekerja, kemudian masuk ke dalam perut lebah, di mana enzima yang terdapat dalam ludah lebah pekerja tadi mengubah sakarosa dalam nektar menjadi dekstrosa (glukosa) dan fruktosa, yang keduanya disebut gula invert.
Ketika kembali ke sarangnya maka lebah pekerja tersebut memuntahkan nektar yang sebagian telah dicerna menjadi gula invert itu ke dalam sebuah ruang kecil pada sarang lebah, yang terbentuk dari lilin. Lebah penjaga sarang, yang terdapat di sebelahnya melakukan pemrosesan lebih lanjut dalam mulutnya, sehingga terjadi perubahan kimia lebih lanjut.
Dalam proses inilah terbentuk senyawa hidroksi metil furfural, yang bersifat antibakteri dan antikapang. Jadi senyawa ini berfungsi sebagai pengawet madu yang terbentuk. Selanjutnya kelebihan air dalam madu diuapkan, ketika lebah penjaga sarang mengibas-ngibaskan sayapnya di atas ruang kecil madu tersebut dan dengan demikian proses pembentukan madupun selesailah sudah.
Sebelum dimanfaatkan sebagai obat, madu yang diperoleh dari sarang lebah tadi mula-mula dipanaskan pada suhu tidak melebihi 80 derajat Celcius, kemudian dibiarkan beberapa lama untuk memberi kesempatan buih memisah ke permukaan, dan selanjutnya buih tadi dipisahkan. Bobot jenis cairan madu tersebut dijadikan 1,35 sampai 1,36 g tiap ml dengan menambahkan air.
Aroma dan warna madu tergantung kepada bunga dari mana nektar tadi diperoleh. Ada yang aromanya kuat dan ada pula yang lemah. Demikian pula warnanya ada yang gelap dan ada pula yang berwarna muda.
Madu mengandung 70-80 persen gula invert yang terlarut dalam air, sukrosa, maltosa, dekstrin, vit C, vit B1, vit B2, vit B6, asam pantotenat, asam folat, mineral: Na, K, Ca, Mn, Fe, Cu, P, S; enzima, hormon, zat bakterisida, fungisida, zat aromatik, lilin, protein, minyak atsiri dan asam formiat dan serbuk sari bunga.
Terdapat pula bahan penggumpal yang biasanya ada dalam bentuk suspensi dan cenderung merupakan perangsang fermentasi. Madu bereaksi asam dengan derajat keasaman (pH) kurang lebih 3,7. Jika derajat asam ini meningkat maka warnanya menjadi lebih gelap dan aromanya agak sedikit tidak enak. Efek ini terutama nyata pada pH lebih dari 7 dan dianggap berasal dari degradasi gula dalam madu.
Dari uraian di atas jelas bahwa madu memiliki nilai gizi tinggi, karena mengandung karbohidrat, protein, vitamin-vitamin dan mineral. Di samping itu mengandung juga enzima dan hormon. Oleh karena itu pemanfaatannya sangat menyehatkan tubuh, karena zat-zat kandungannya merupakan zat-zat yang diperlukan tubuh.
Selain itu madu dapat memperpanjang usia pemakainya, hal ini terbukti dari pernyataan para pakar zaman dahulu. Pythagoras, bapak ilmu pasti yang tersohor itu, misalnya, menyatakan rasa terima kasihnya karena dengan mengonsumsi sayuran dan madu, usianya dapat mencapai 90 tahun. Juga Hippocrates ahli fisika kenamaan menyatakan, makanan yang dicampur dengan madu dapat mempertinggi derajat kesehatan manusia dan memperpanjang umurnya. Sedang Dioscorides, sarjana Junani itu, menyatakan juga dalam tulisannya bahwa madu itu mujarab sekali terhadap penyakit-penyakit saluran pencernaan maupun luka-luka infeksi.
Sementara Pollius Romillius seorang senator Kerajaan Romawi pada ulang tahunnya yang ke 100 atas pertanyaan Julius Caesar menyatakan, beliau dalam usia 100 itu masih kelihatan segar bugar adalah karena selalu mengonsumsi madu dan bukan lemak-lemak. Selanjutnya Ibnu Sina atau Avisenna seorang sarjana kedokteran ternama itu menyatakan, bahwa madu merupakan faktor yang dapat memperpanjang usia dan dapat memelihara kesegaran bekerja para lansia.
Menurut Farmakope Cina penggunaan madu dapat meringankan nyeri di perut, menekan batuk dan menghilangkan sembelit.
Bayi yang baru lahir hanya diizinkan konsumsi ASI tanpa sambungan makanan apapun selama enam bulan. Seorang ibu tidak perlu merisaukan bentuk tubuh dan payudara saat menyusui. Karena dengan sendirinya bentuk tubuh kembali ideal. Dengan menyusui, seorang ibu bisa terhindar dari kanker juga menghambat kehadiran anak baru. Untuk itu seorang ibu harus benar-benar menjaga kualitas dan kuantitas makanan. Bila sebelumnya, makan untuk diri sendiri tapi setelah melahirkan, jelas makan sekali untuk dua orang. Karena itu, perbanyak makan sayuran hijau, kacang-kacangan, buah dan minum susu. Tapi kadang nafsu makan ibu berkurang karena beban kerja dan harus begadang setiap malam. Untuk menyiasati, seorang ibu bisa konsumsi madu ditambah buah adas yang ada di toko obat tradisional atau pasar-pasar tradisional. Menurut dr Adji Suranto, SpA, buah adas yang sudah matang mengandung minyak atsiri (atenol, dipinen, felandren, dipenten dan fenkon), metil khavikol, sponin, minyak lemak, coumarin dan flavonoid. Dalam bidang pengobatan, buah adas digunakan untuk penderita sakit perut, kembung, sebagai pelancar kencing, meredakan batuk, tambah nafsu makan, anti radang dan obat diare. Biasanya yang dimanfaatkan adalah buah matang dan berbau khas aromatik, serta jika dijilat, rasanya seperti kamper. Bahan yang disiapkan untuk suplemen ASI; madu 300 cc, pollen 50 gram, buah adas kering 25 gram dan air 450 cc. Cara membuat, buah adas kering dihancurkan kasar lalu direbus dalam air yang mendidih 450 cc hingga volume jadi 150 cc. Air rebusan disaring dan diambil. Setelah hangat, masukkan madu dan aduk sampai rata. Tunggu sampai dingin, lalu campur pollen sambil diaduk merata. Ramuan siap diminum tiga kali, 1-2 sendok makan per hari.
Pembagian kerja koloni lebah telah menjadi contoh bagi kehidupan manusia. Insekta ini hidup bergotong royong, saling bahu membahu menyelsaikan tugasnya masing-masing. Kehidupan tersebut memberi inspirasi bagi para penelitin untuk terus menjadikan kehidupan mereka sebagai objek penelitian. Prof Jurgen Tautz, peneliti prilaku lebah dari Universitas Wurzburg di Jerman, menyatakan lebah yang berada di sarang tidak sedang bermalas-malasan. Penelitiannya menunjukan hasil mencengangkan. Dibantu peralatan canggih seperti sensor panas, microchip yang ditempelkan pada tubuh lebah atau penala getaran menunjukan bahwa lebah-lebah yang kelihatannya sedang tidur siang itu, sebetulnya bekerja lebih keras ketimbang mencari pakan. Lebah-lebah itu tidak pernah beristirahat, mereka menjalankan tugas menjadi mesin pengatur temperature di dalam sarang. Sejak lama, para peternak mengetahui suhu udara di dalam sarang tetap sama rata-rata 35 derajat Celcius. Suhu ini berlaku baik pada musim panas maupun musim dingin. Ternyata, rahasianya ada pada lebah-lebah itu sendiri. Lebah yang tidak mencari makanan, bertugas menggerakan tubuhnya di dalam sarang seolah-olah sedang terbang. Pergerakan tersebut selanjutnya membentuk panas, panas tubuh inilah yang berfungsi sebagai regulator temperatu di dalam sarang. Penelitian Prof Tautz menunjukan setiap 20 menit sekali lebah-lebah itu melakukan pergantian. Lebah yang kelelahan diganti lebah yang masih segar, begitu seterusnya. Pengukuran teliti menunjukan di sebagian lokasi, suhu bahkan bisa mencapai 43 drajat celcius. Bagi manusia suhu tubuh setinggi itu sudah berarti kematian. Tapi lokasi yang suhunya lebih tinggi itu adalah mesin penetas telur. Tugas pemanasan sarang sama beratnya dengan pendinginan sarang. Jika musim panas dan suhu sarang terlalu tinggi. Lebah pengatur sarang berubah menjadi mesin pendingin. Bagi lebah, mempertahankan suhu yang nyaman merupakan tugas sehari-hari untuk menjaga kenyamanan koloni.
Balita dan anak-anak punya kecenderungan susah makan. Kadang orang tua harus miliki banyak resep masakan guna menggugah selera makan anak. Tetapi tetap saja tidak mempan, ditambah semakin banyaknya jenis camilan yang tersedia di sekitar anak. Selain gizi anak kurang terpenuhi, akibat kurang asupan makanan bergizi berdampak juga pada kecerdasan anak. Apalagi anak yang masih dalam masa pertumbuhan, asupan makanan dengan kecukupan gizi sangat dibutuhkan tubuh. Sejak zaman nenek moyang telah dikenalkan rimpang temulawak yang digunakan untuk mengatasi keluhan ibu dalam masalah anak susah makan. Baik dengan cara dibuat jamu, diambil sari patinya untuk bubur atau direbus saja. bahkan di zaman modern ini, ibu tidak perlu pusing lagi karena sari temulawak sudah tersedia dalam bentuk sirup dengan berbagai rasa yang disukai anak-anak. Tapi alangkah bagusnya jika kita kembali menggunakan resep nenek moyang yang alami tanpa zat kimia. Untuk menghilangkan aroma temulawak dan memberikan rasa manis agar disukai anak-anak, perlu ditambahkan madu. Sudah kita ketahui kalau madu berkhasiat untuk menghasilkan energi, meningkatkan daya tahan tubuh dan meningkatkan stamina. Sehingga tepat kiranya mencampurkan madu dengan sari temulawak untuk membuat ramuan herbal penambah nafsu makan anak. Bahan yang diperlukan adalah temulawak segar 3 ibu jari (100 gr), dipilih yang tidak terlalu tua dan terlalu muda. Madu kapuk 300 cc, madu lengkeng (akasia) 300cc, air 300cc. Cara membuatnya, temulawak dikupas lalu dipotong halus (semakin halus potongan semakin baik). Selanjutnya direbus selama 30 menit sejak air mendidih atau sampai volume air menjadi setengahnya (150 cc). Hasil rebusannya disaringdan diambil airnya. Setelah hangat (600 C) masukka madu sambil terus diaduk hingga tercampur merata. Campuran baru bisa digunakan setelah dibiarkan semalam dan diminum 3 kali 1 sendok makan per hari sebelum makan.
Sejak dalam kandungan, gizi anak harus tetap terjaga. Salah satu untuk menambah pelengkap gizi adalah madu. Pemberian madu terutama kepada janin, maupun balita dimaksudkan untuk membantu pertumbuhan tubuh, berkhasiat bagi pengembangan otak dan kecerdasannya. Sejak masih dalam kandungan pun madu sangat baik diberikan melalui ibunya, tapi jangan berlebihan. Zat gula yang mudah diserap oleh tubuh melancarkan pencernaan, menghindarkan kejang (kholik) pada bayi, mengatasi kebiasaan mengompol, tidur lebih nyenyak, mengatasi batuk, mengatasi gangguan pernapasan, menyuburkan rambut, sembelit dan lain-lain. “Madu dapat dikonsumsi oleh siapa saja, baik tua maupun muda, bahkan anak usia balita (bawah lima tahun). Namun harus diingat, madu yang baik adalah madu murni,”ujar Prof Hembing Wijayakusuma. Zat-zat yang terkandung dalam madu, antara lain air, levolusa (d-fruktosa), dekstrosa (d-glukosa), sukrosa, dekstrin, protein, acid-acid tumbuhan, garam-garam galian, gum, resin, tinggi vitamin C dan mengandung semua vitamin yang dibutuhkan tubuh. Madu juga kaya akan mineral-mineral seperti zat besi, tembaga, silikon, khlor, kalsium, potasium, sodium, fosfor, magnesium dan aluminium. “Jumlah kandungan mineral pada madu berbeda-beda, tergantung pada sumber-sumber mineral tanah tempat tumbuhnya bunga yang disedot oleh lebah-lebah untuk dibuat menjadi madu,”tambah ahli pengobatan tradisional dan akupunktur serta Ketua Umum Himpunan Pengobat Tradisional dan Akupunktur se-Indonesia (Hiptri). Manfaat madu bagi kesehatan lainnya yaitu gangguan paru-paru, tukak lambung, tekanan darah tinggi, sakit perut, batuk, selesma, pegal linu, sakit pinggang, kaku pada leher, rematik, pengapuran, sembelit, memperlancar buang air kecil, menyuburkan rambut, sakit kepala dan meningkatkan stamina. Pemanfaatan madu dapat dikombinasikan dengan bahan obat alamiah, misalnya jamur, air rebusan maupun dengan cara diblender atau jus.
Tradisi minum teh yang biasa dilakukan orang Inggris jaman dulu ternyata memiliki efek baik bagi kesehatan. Riset terbaru yang dirilis awal Maret memberikan solusi bahwa mencampur teh hijau dan madu terbukti efektif menurunkan bakteri penyebab penyakit (patogen) dalam daging yang kita konsumsi. "Hasil riset yang kami lakukan menunjukkan campuran teh melati dan madu atau teh hijau dan madu memiliki aktivitas mikrobial yang tinggi," jelas pemimpin riset Daniel Fung, profesor dari Kansas State University. Studi dilakukan pada medium cair dengan menggunakan ekstrak teh dan madu yang terbukti bisa mengurangi bakteri Listeria monocytogenes dan E. coli O157:H7. Listeria adalah bakteri berbahaya yang ditemukan pada susu mentah, es krim, keju lunak, dan daging ikan mentah. Pada medium cair, komponen jadi mudah berinteraksi dengan organisme. Peneliti juga meneliti makanan padat, yang termasuk jenis medium yang sulit untuk mencari reaksi komponen-komponen yang menghalangi perkembangan bakteri patogen. Dalam riset tersebut, peneliti menggunakan irisan tipis daging dada kalkun, yang diberi campuran teh melati dan madu kental, hasilnya tingkat bakteri Listeria monocytogenes turun 10 sampai 20 persen, presentase yang sama juga ditemukan saat campuran teh dan madu digunakan pada hot dog. Kadar pengurangan tertinggi ditemukan pada hot dog yang mengandung sodium lactate, potassium lactate dan sodium diacetate. "Dalam hot dog jenis itu campuran teh dan madu bisa menekan pertumbuhan patogen, dibanding hot dog yang tak mengandung komponen. Hot dog masih mengalami pengurangan patogen setelah 14 hari masa pecobaan," papar Fung Demi alasan kesehatan Fung menganjurkan teh sebagai minuman wajib dikonsumsi setiap hari terlebih bagi mereka yang suka makan daging dan sayuran mentah. "Biasakanlah untuk menggunakan teh dan madu saat mencuci daging mentah agar komponen asing yang berbahaya bagi kesehatan terbuang. Akan lebih baik jika anda menggunakan bahan alami daripada asam laktat," tambah Fung seperti dilansir Newswise.
Cairan manis madu alami, selain sangat berkhasiat sebagai obat dan bermanfaat untuk menunjang kesehatan dan kecantikan, juga seringkali dipakai di dapur atau di meja makan sebagai pemanis rasa roti, campuran minuman, ataupun untuk membuat bolu, kue kering, aneka minuman, bahkan membumbui berbagai hidangan daging serta ikan. Namun sebagaimana kita ketahui, madu alami memiliki sifat higroskopis yakni mudah menyerap air dari udara di sekelilingnya, sehingga bila kadar airnya meningkat, akan mengalami fermentasi (peragian). Bila sampai mengalami fermentasi, tentu bias pula mengalami penurunan mutu dan khasiatnya bias menjadi rusak. Untuk itu diperlukan pengetahuan tentang cara penyimpanan yang baik dan benar. Madu alami sebaiknya disimpan di tempat yang kering dan sejuk karena dapat menyerap dan menahan air. Bila disimpan di tempat basah atau dingin, gampang lembab. Jangan masukkan madu ke dalam kulkas karena selain jadi lembab juga menggumpal. Suhu penyimpanan yang dianjurkan adalah 5-10 derajat celcius. Sebab telah banyak terbukti jika disimpan dalam suhu rendah, akan dapat lebih tahan lama. Bila madu mengkristal, maka untuk mencairkannya dengan cara membuka tutup botol dan rendamlah di dalam air hangat (suhu 60 derajat Celcius hingga kembali cair. Atau boleh dipanaskan dengan microwave 1-3 menit. Aduk setiap 30 detik sampai benar-benar mencair. Bila hendak mengambil, mengukur atau menakar madu alami dengan menggunakan sendok yang hendak digunakan ituke dalam air panas, agar cairanya tidak menempel di sendok. Madu alami boleh digunakan untuk mengganti bahan pemanis lain dan bisa untuk pemanis dalam berbagai jenis minuman, terutama minuman dingin. Bila hendak merubah resep cake atau kue-kue, khususnya mengganti gula pasir dengan madu alami dalam jumlah takaran yang sama,jangan lupa kurangi bahan cair (susu, air, jus buah) ¼ dari bagian jumlah cairan yang tertulis dalam resep. Dan bila menggunakan madu untuk membuat cake jangan lupa kurangi suhu oven saat memanggang 15 derajat Celcius. Sebab cake yang memakai madu, biasanya akan lebih cepat gosong. Bila hendak menggunakan madu sebagai bumbu penyedap masaklan, pilihlah madu yang beraroma lembut. Campurkanlah madu yang berwarna gelap atau semakin terlihat gelap warna madu umumnya akan semakin keras aromanya dan juga citarasanya. Karena madu alami juga dapat menyerap bau, maka tempat penyimpanan harus di dalam wadah yang tertutup, dan yang terbaik justru botol khusus yang terbuat dari bahan gelas. Karena madu tak baik bila disimpan dalam wadah yang terbuat dari logam. Madu tidak boleh diseduh dengan air panas, karena akan dapat merusak nilai gizi ataupun komposisi yang terkandung di dalam. Kecuali jika langsung diminum buka untuk disimpan dalam waktu yang lama. Karena itu tak baik membersihkan madu bila hendak memisahkan lilin dengan cara dipanaskan. Menurut hasil penelitianm, madu alami yang disimpan dalam suhu kamar akan berkurang 3,6% pada tahun pertama dan bertambah pengurangan mutu 25,4% akibat proses peragian pada tahun kedua.
Kebiasaan makan masyarakat kini cenderung berubah seiring dengan perkembangan jaman. Kesibukan menjadi salah satu alasan seseorang untuk mengkonsumsi makanan siap saji. Padahal dalam makanan siap saji kandungan gizinya sedikit, kandungan yang paling banyak adalah lemak, protein dan garam tinggi tapi rendah serat pangan. Dan kurangnya asupan gizi dapat menimbulkan penyakit, salah satunya hipertensi. Hipertensi dapat menyerang siapa saja, tak pandang umur, jenis kelamin dan tingkat sosial ekonomi. Gejala hipertensi seperti pusing, muka merah, sakit kepala, keluar darah dari hidung secara tiba-tiba dan tengkuk terasa pegal. Penderita kadang tidak menyadari bila terserang hipertensi sebelum memeriksakan tekanan darahnya. Prof Dr Ir Made Astawan, MS menyatakan, timbulnya penyakit hipertensi karena perubahan pola makan. Untuk mencegah timbulnya hipertensi, harus konsumsi makanan bergizi. Dan perlu pengaturan menu untuk penderita hipertensi seperti diet rendah garam, diet kolesterol dan lemak terbatas, diet tinggi serat dan diet rendah energi (bagi yang menderita kegemukan). Dampak yang ditimbulkan berupa kerusakan ginjal, perdarahan selaput bening (retina mata), pecahnya pembuluh darah di otak dan kelumpuhan. Konsumsi garam dapur tidak boleh lebih dari 6 gram/hari (setara satu sendok teh). Sementara sumber lain menyebut, di samping pengobatan medis, juga dikombinasi dengan obat tradisinal yang diramu sendiri. Bahan yang disediakan cukup madu mahoni atau madu pahit 1/2 gelas dan empat buah mengkudu yang sudah matang. Buah mengkudu setelah dicuci bersih kemudian diekstrak dan sari buah diambil sampai volume 1/2 gelas. Campurkan sari mengkudu dengan madu sampai merata. Ramuan mengkudu plus madu diminum tiga kali dua sendok makan per hari sampai tekanan darah normal.
OLEH: DIDIK PURWANTO Madu sudah sejak dahulu digunakan sebagai pelengkap obat untuk penambah nafsu makan. Padahal jika diminum tanpa campuran bahan lainnya pun cukup efektif merangsang ke engganan makan terutama pada balita. Memberi makan anak-anak usia di bawah lima tahun (balita) memang gampang-gampang susah. Kalau si anak punya nafsu makan tinggi, orang tua tidak bakal repot. Diberi makan apa saja balita itu akan menyantapnya dengan lahap. Sebaliknya, anak balita yang bernafsu makan rendah atau susah makan, membuat orang tua sering kewalahan, bahkan hampir kehilangan akal untuk membujuknya makan. Y Widodo dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi di Bogor membawa kabar gembira bagi para orang tua yang memiliki anak kurang energi protein (KEP). Disebutkan, pemberian madu secara teratur setiap hari dapat menurunkan tingkat morbiditas (panas dan pilek) dan memperbaiki nafsu makan anak balita. Penelitian dilakukan terhadap 51 balita usia 13 - 36 bulan yang merupakan pasien Klinik Gizi, Puslitbang Gizi, dan menderita kurang energi protein (KEP) akibat krismon. Mereka dibagi menjadi dua kelompok, pertama Kelompok Madu (25 orang) sebagai sampel, dan kedua Kelompok Sirop (26 orang) sebagai kontrol. Kedua kelompok sama-sama diberi tambahan vitamin B-kompleks dan vitamin C (50 mg). Hasil penelitian menunjukkan, tingkat morbiditas terhadap panas dan pilek kelompok madu atau sampel menurun, nafsu makan meningkat, porsi dan frekuensi makan bertambah, sehingga konsumsi energi dan protein mereka juga meningkat dibanding dengan kelompok kontrol yang mendapat sirop. “Madu merupakan makanan yang mengandung aneka zat gizi sedangkan gula hanya mengandung energi atau kalori. Madu pun ternyata juga mengandung senyawa yang bersifat antibiotic,” ujar Widodo.
Bagi mereka yang sedang diet, konsumsi pollen sehari satu sendok makan sangat baik untuk menggantikan konsumsi buah dan sayuran. Pasalnya, pollen memiliki sifat seperti buah dan sayuran segar. Beberapa atlet banyak konsumsi pollen untuk mempertahankan stamina dan menjaga keseimbangan tubuh. Kenapa pollen bisa untuk mereka yang berdiet? Karena kandungan Flavonoids yang ada di dalam pollen dapat menurunkan kolesterol, menstabilkan dan menguatkan capillaries. Dengan konsentrasi cukup tinggi di pollen, effective untuk mencegah varicose, venous insufficiency, hemorrhoids, hipertensi dan diabetic retinopathy. Karena kandungan vitamin dan protein di dalam pollen, maka pollen dapat mempercepat proses penyembuhan dan lebih unggul dari makanan suplemen lain. Khasiat pengobatan yang terkandung di dalam pollen sudah lama dikenal orang terutama kemampuan detoksifikasi racun dan bahan kimia berbahaya dari dalam tubuh. Pollen juga terbukti efektif untuk melawan anemia, fatique, infertilitas, impotensi dan bahkan kanker. Pollen dikumpulkan oleh lebah pekerja khusus (yang berbeda dari lebah pengumpul nectar) dari berbagai tumbuhan. Tumbuhan penghasil pollen belum tentu sama dengan tumbuhan penghasil madu. Di sarang lebah pollen digunakan sebagai sumber makanan utama bagi lebah yang memberikan protein, lemak, dan vitamin melengkapi sumber karbohidrat yang berasal dari madu dan nectar. Karena pollen sebenarnya alat reproduksi jantan dari tumbuhan, maka di dalamnya kaya akan aneka zat kimia yang secara umum disebut phytochemicals. Secara khusus, phytochemicals ada di dalam pollen terlepas dari jenis tumbuhan asal berupa carotenoids, flavonoid dan phytosterols. Pollen yang segar dan belum mengalami pemanasan mengandung aneka enzym, coenzym dan hormon. Kemampuan pollen sebagai obat karena ada carotenoids, flavonid dan phytosterol. Selain berfungsi untuk detoksifikasi dan bersifat anti viral, anti bacterial, anti allergenic, anti inflamatory dan anti mutagenic, phytosterols seperti lycopene dan beta sitosterol terbukti menurunkan resiko kanker prostat. Pollen dikenal sejak zaman dahulu sebagai sumber mineral yang bisa memenuhi kebutuhan mineral tubuh, meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh.
OLEH: DIDIK PURWANTO Madu sudah sejak dahulu digunakan sebagai pelengkap obat untuk penambah nafsu makan. Padahal jika diminum tanpa campuran bahan lainnya pun cukup efektif merangsang ke engganan makan terutama pada balita. Memberi makan anak-anak usia di bawah lima tahun (balita) memang gampang-gampang susah. Kalau si anak punya nafsu makan tinggi, orang tua tidak bakal repot. Diberi makan apa saja balita itu akan menyantapnya dengan lahap. Sebaliknya, anak balita yang bernafsu makan rendah atau susah makan, membuat orang tua sering kewalahan, bahkan hampir kehilangan akal untuk membujuknya makan. Y Widodo dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi di Bogor membawa kabar gembira bagi para orang tua yang memiliki anak kurang energi protein (KEP). Disebutkan, pemberian madu secara teratur setiap hari dapat menurunkan tingkat morbiditas (panas dan pilek) dan memperbaiki nafsu makan anak balita. Penelitian dilakukan terhadap 51 balita usia 13 - 36 bulan yang merupakan pasien Klinik Gizi, Puslitbang Gizi, dan menderita kurang energi protein (KEP) akibat krismon. Mereka dibagi menjadi dua kelompok, pertama Kelompok Madu (25 orang) sebagai sampel, dan kedua Kelompok Sirop (26 orang) sebagai kontrol. Kedua kelompok sama-sama diberi tambahan vitamin B-kompleks dan vitamin C (50 mg). Hasil penelitian menunjukkan, tingkat morbiditas terhadap panas dan pilek kelompok madu atau sampel menurun, nafsu makan meningkat, porsi dan frekuensi makan bertambah, sehingga konsumsi energi dan protein mereka juga meningkat dibanding dengan kelompok kontrol yang mendapat sirop. “Madu merupakan makanan yang mengandung aneka zat gizi sedangkan gula hanya mengandung energi atau kalori. Madu pun ternyata juga mengandung senyawa yang bersifat antibiotic,” ujar Widodo.
OLEH: DIDIK PURWANTO Madu sudah sejak dahulu digunakan sebagai pelengkap obat untuk penambah nafsu makan. Padahal jika diminum tanpa campuran bahan lainnya pun cukup efektif merangsang ke engganan makan terutama pada balita. Memberi makan anak-anak usia di bawah lima tahun (balita) memang gampang-gampang susah. Kalau si anak punya nafsu makan tinggi, orang tua tidak bakal repot. Diberi makan apa saja balita itu akan menyantapnya dengan lahap. Sebaliknya, anak balita yang bernafsu makan rendah atau susah makan, membuat orang tua sering kewalahan, bahkan hampir kehilangan akal untuk membujuknya makan. Y Widodo dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi di Bogor membawa kabar gembira bagi para orang tua yang memiliki anak kurang energi protein (KEP). Disebutkan, pemberian madu secara teratur setiap hari dapat menurunkan tingkat morbiditas (panas dan pilek) dan memperbaiki nafsu makan anak balita. Penelitian dilakukan terhadap 51 balita usia 13 - 36 bulan yang merupakan pasien Klinik Gizi, Puslitbang Gizi, dan menderita kurang energi protein (KEP) akibat krismon. Mereka dibagi menjadi dua kelompok, pertama Kelompok Madu (25 orang) sebagai sampel, dan kedua Kelompok Sirop (26 orang) sebagai kontrol. Kedua kelompok sama-sama diberi tambahan vitamin B-kompleks dan vitamin C (50 mg). Hasil penelitian menunjukkan, tingkat morbiditas terhadap panas dan pilek kelompok madu atau sampel menurun, nafsu makan meningkat, porsi dan frekuensi makan bertambah, sehingga konsumsi energi dan protein mereka juga meningkat dibanding dengan kelompok kontrol yang mendapat sirop. “Madu merupakan makanan yang mengandung aneka zat gizi sedangkan gula hanya mengandung energi atau kalori. Madu pun ternyata juga mengandung senyawa yang bersifat antibiotic,” ujar Widodo.
Prof. Hembing Wijayakusuma, seorang pakar makanan kesehatan, akupuntur, serta penerima The Star of Asia Awards, mengatakan, propolis sangat baik untuk kulit dan kesehatan secara keseluruhan, khasiatnya memang luar biasa dan efektif. ‘’Dengan mengkonsumsi propolis secara teratur, akar rambut menjadi lebih kuat. Propolis mengatasi kulit kering membuat kulit tetap kenyal dan sehat serta menghilangkan keriput, sehingga tampak lebih awet muda. Selain itu, propolis dapat mengurangi flek hitam pada kulit, menghilangkan jerawat, dan mengem-balikan fungsi kolagen,’’ katanya. Propolis berasal dari resin yang dikumpulkan oleh lebah pekerja khusus yang tugasnya mencari resin dari daun yang baru tumbuh dan bagian kulit batang pohon tertentu. Oleh lebah pekerja di sarang resin tersebut dicampur sedikit dengan lilin lebah, madu dan enzym sebelum akhirnya menjadi propolis. Propolis gunanya untuk menambal sarang lebah yang bocor dan memperkuat sarang. Selain dari pada itu fungsi propolis yang tidak kalah pentingnya bagi lebah adalah untuk membungkus (memumikkan) bangkai binatang yang masuk kesarang lebah agar tidak menyebarkan penyakit. Jadi propolis dipakai oleh lebah untuk mensaterilkan sarang, menghentikan pertumbuhan dan penyebaran bakteri, virus dan jamur. Propolis mengandung ratusan bahan kimia dan para ilmuwan baru berhasil mengidentifikasi dan memberi nama sekitar 30-an dari bahan-bahan tersebut. Komposisi propolis yang baru dipanen dari sarang lebah umumnya terdiri dari kurang lebih 50% resin, 30 % lilin lebah, 10 % essential oils, 5 % pollen dan 5 % sisa-sisa tanaman. Cara kerja propolis berbeda dari produk lain yang dihasilkan lebah. Bee propolis menunjang sistem kekebalan tubuh dan menghalangi infeksi virus, jamur, dan parasit lain ke dalam tubuh. Dengan kata lain, bee propolis bekerja untuk membangun benteng pertahanan alami tubuh. Keefektifan zat yang berkhasiat luar biasa ini bagi manusia telah terbukti melalui penelitian ilmiah di seluruh dunia. Bee Propolis berasal dari kata bee (lebah), Pro (sebelum), dan Polis (kota). Bee Propolis diartikan “sebelum masuk sarang lebah”. Lebah menggunakan zat ini untuk melindungi sarangnya dari gangguan luar agar sarang yang berisi koloni larva lebah madu itu terlindung dari bahaya dan senantiasa steril. Selama berabad-abad, lebah telah menggunakan Bee Propolis. Lebah membawa propolis ini ke dalam sarangnya, menambahkan sekresi mereka pada zat tersebut, serta menyebarkan zat yang telah diolah tersebut ke lekuk-lekuk di dalam sarang agar terlindung dari infeksi kuman dan bakteri. Para ilmuwan telah mendapati bahwa propolis ini mengemban sifat-sifat antibiotik yang mengagumkan.Karena kemampuannya mematikan kuman, Bee Propolis membantu penyembuhan gangguan kesehatan yang disebabkan infeksi mikroorganisme pada sistem pernapasan, radang paru-paru basah, pneumonia, asma, angina, sinusitis, dan TBC. Bee Propolis juga menunjukkan fungsi yang signifikan dalam menangani penyakit infeksi lainnya. Propolis mengandung zat besi, vitamin B Kompleks yang aktif secara biologis, pro-vitamin A, vitamin C, vitamin E, asam amino, mineral, dan bermacam-macam bioflavonoid. Bioflavonoid merupakan senyawa alamiah yang ditemukan pada tumbuhan yang mengalami fotosintesa. Kepekatan bioflavonoid yang diyakini membentuk sifat antibiotik pada Bee Propolis kadarnya mencapai 500 kali lipat dari yang terkandung dalam buah jeruk.
Tak diragukan lagi madu merupakan campuran obat herbal yang sangat efektif dalam menyembuhkan penyakit. Dengan kandungan mineral, gizi dan vitaminnya yang lengkap plus khasiat tanaman obat, madu menjadi bahan utama dalam pengobatan menggunakan bahan-bahan herbal. Memang pengobatan tradisional dengan ramuan tanaman obat sudah sangat terkenaldan memang sudah diwariskan nenek moyang dulu. Misalnya saja, Kayu manis merupakan rempah-rempah dalam bentuk kulit kayu yang biasa dimanfaatkan masyarakat Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Selain sebagai penambah cita rasa masakan dan pembuatan makanan, sejak dulu kayu manis dikenal punya berbagai khasiat. Tidak heran jika kayu manis sudah menjadi bagian dari bahan baku dalam industri jamu Indonesia. Sifat kimia dari kayu manis ialah hangat, pedas, wangi dan sedikit manis, dengan kandungan kimia berupa minyak atsiri, safrole, sinamadehide, eugenol, tanin, damar, kalsium oksanat dan zat penyamak. Bila kayu manis dipadukan sama madu, dapat menyembuhkan Arthritis (radang sendi/Encok) dan Kelelahan (pegal-pegal). Caranya, sediakan air hangat dalam cangkir, tambahkan 2 sendok madu dan 1 sendok teh kecil bubuk kayu manis dan diminum setiap hari, pagi dan malam. Bila diminum teratur, ramuan ini dapat mengobati penyakit arthritis kronis. Penelitian terakhir Copenhagen University menggunakan campuran 1 sendok makan madu dan ½ sendok teh bubuk kayu manis yang diberikan kepada pasien sebelum sarapan. Hasilnya dalam seminggu 73 dari 200 pasien yang diobati sembuh total. Kebanyakan pasien yang tidak bisa jalan atau bergerak karena arthritis dapat berjalan tanpa rasa sakit. Studi terakhir menunjukkan, kandungan gula dalam madu lebih bermanfaat daripada merugikan bagi tubuh. Bagi usia lanjut yang konsumsi madu dan bubuk kayu manis dalam ukuran yang sama, terbukti lebih bugar dan fleksibel. Penelitian Dr Milton membuktikan ½ sendok makan madu yang diminum bersama segelas air dan ditaburi bubuk kayu manis dapat meningkatkan vitalitas tubuh dalam seminggu. Ramuan tersebut diminum setiap hari setelah menggosok gigi dan jam 3 sore pada saat vitalitas tubuh menurun. Tak hanya itu, madu yang dicampur teh dan kayu manis juga dapat mencegah penuaan dini. Caranya, teh yang dicampur madu dan bubuk kayu manis dan diminum tiap hari dapat mencegah penuaan. Ambil 4 sendok madu, 1 sendok bubuk kayu manis dan 3 cangkir air kemudian rebus seperti membuat teh. Minum 4 kali sehari. Ramuan ini membuat kulit segar, halus dan mencegah penuaan.
|
|